Internasionalisasi pendidikan akan mengantarkan kita
pada dualisme paradigma pendidikan, yaitu pendidikan dengan
nilai-nilai lokal dan internasional. Dominasi pendidikan yang mengusung
bendera internasionalitas secara langsung akan merendahkan martabat bangsa
sendiri. Menipisnya rasa kebangsaan akan menyebabkan kehilangan jati diri
bangsa.
Banyak orang masih sulit mendefinisikan tempat
belajar yang isinya orang-orang Indonesia dengan pluralitas mental dan latar
belakang dalam konteks world class.
Sayangnya, masih banyak yang berpikir bahwa internasionalitas pendidikan
ditandai dengan berbahasa Inggris di dalam kelas, menerima mahasiswa-mahasiswa
dari luar negeri, mewajibkan dosen untuk sekolah di luar negeri, dan membuat
kerjasama-kerjasama dengan universitas di luar negeri. Tentu konsep ini tidak
sesederhana yang kita kira.
Jangan lupa bahwa internasionalitas dasarnya adalah
mental manusianya yang harus siap dengan sebuah perubahan tanpa harus
menghilangkan nilai-nilai luhur budaya lokal. Menurut Wagner (2008)
internasionalisasi memiliki tiga kerangka kerja yang dominan, yaitu Global Competency, Academic Capitalism, dan Academic
Colonialism. Indonesia dalam melakukan internasionalisasi bidang pendidikan
mau merujuk kerangka kerja yang mana? Kalau merujuk Academic Capitalism dan Academic
Colonialism, maka Indonesia hanya mengekor ilmu dan teori yang sudah
dikembangkan oleh negara-negara barat. Buktinya saat ini Indonesia sedang
gencar-gencarnya membuat sekolah internasional, baik di lingkungan Kementerian
Pendidikan Nasional maupun Kementerian Agama.
Kemendiknas melaksanakan program berupa Sekolah Berstandard
Internasional (SBI) maupun Rintisan Sekolah Berstandard Internasional (RSBI),
sedangkan Kementerian Agama membuat Madrasah Berstandar Internasional (MBI)
maupun Rintisan Madrasah Berstandar Internasional (RMBI). Fokus kementerian ini
sama, tetapi cara penyiapannya berbeda.
Begitu juga dengan perguruan tinggi, saat ini
perguruan tinggi yang berkualitas semakin menjadi incaran bagi para lulusan
SMU. Berkualitas dapat diterjemahkan menjadi unggul dalam sistem proses belajar
mengajar, up to date dengan teknologi
informasi, dan mampu menghasilkan lulusan yang handal.
Bagaimana bentuk konkret dari pengaruh globalisasi dan
internasionalisasi di kehidupan perguruan tinggi di Indonesia. Contoh nyata
pengaruh globalisasi sudah dirasakan sejak satu dekade terakhir negara maju
dapat dengan bebas masuk dan mendirikan perguruan tinggi di Indonesia.
Kurikulum dan proses belajar-mengajar pun diadopsi dari negara asal tanpa harus
mengikuti aturan dari Departemen Pendidikan Nasional begitu juga dengan dosen
yang didatangkan dari luar.
Seiring dengan masuknya pengaruh globalisasi, banyak
juga perguruan tinggi di Indonesia yang telah menerapkan strategi
internasionalisasi untuk mempertahankan mutu dan tetap bertahan (exist) di masyarakat. Perguruan tinggi
kita belum mampu mempekerjakan dosen asing (Alwasilah, 2008:62).
Cara yang dapat dilakukan dapat berbentuk kegiatan
pertukaran dosen dan mahasiswa, joint
program studi dengan menawarkan kuliah di luar negeri untuk semester tertentu,
program dual degree dan joint research untuk bidang tertentu dan
sebagainya. Internasionalisasi ini dilakukan sebagai antisipasi untuk dapat
bertahan dengan perguruan tinggi asing yang masuk di Indonesia.
Jadi sebenarnya pengaruh dari globalisasi yang
menyebabkan perguruan tinggi melakukan internasionalisasi karena jelas tidak
mungkin negara berkembang (kalau tidak suka disebut miskin) seperti Indonesia
dapat bersaing dengan negara maju baik dari segi modal, sumber daya manusia, maupun
teknologi.
Buk saya ngambil yang ini ya buk
BalasHapusNama : endang tarigan
Nim: 153306010072
Kelas : 3 pagi c
Buk saya ngambil yang ini ya buk.
BalasHapusNama : sabarina br Ginting
Nim : 153306010085
Kelas : 3 pagi C
Nama : Faisan sarumaha
BalasHapusJim : 153306010012
Kelas : pagi A semester 3
Bu saya ambil artikel ini ya Bu
BalasHapusNama : Ines fresilia
NIM : 153306010008
Kelas : pagi A semester 3
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusBu, saya ambil yg ini yaa bu
BalasHapusNama: madeline all bright lumban gaol
Nim: 153306010077
Kelas: pagi c semester 3
Nama:putri romaito panjaitan
BalasHapusNim :153306010099
Kelaa: pagi A semester 3
Nama:putri romaito panjaitan
BalasHapusNim :153306010099
Kelaa: pagi A semester 3
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama : Raptama Panggabean
BalasHapusNIM :163306020012
Kelas : Pagi A
FKIP Bahasa Inggris